Miris rasanya membaca berita ini;
Terungkapnya skandal seorang anggota DPR yang sekarang ini sedang ramai diperbincangkan, sedikit banyak membuka mata publik (baca : rakyat) seperti apa akhlaq pemimpinĀ di negeri iniĀ :( Seorang YZ yang adalah ketua bid.kerohanian, juga adalah mantan ketua sebuah organisasi mahasiswa Islam saja bisa berbuat asusila demikian…apalagi dengan anggota dewan yang agamanya biasa2 saja??? duhhh….bener2 memprihatinkan
Jadi inget lirik nasyid Pemimpin Yang Adil yang dinasyidkan oleh Hijjaz.
Pemimpin yang adil sangat dikehendaki
Memakmurkan umat dunia dan akhirat
Tiada keadilan negara huru-hara
Pemimpin membela nasib rakyatnya
Pemimpin yang adil sifatnya amanah
Mampu rasa resah susah rakyat-rakyatnya
Keadilannya tanpa pilih kasih pada siapa
Kepentingan rakyat lebih utama
Didengari rintihan dari rakyat-rakyatnya
Kasih sayang terserlah di wajahnya
Sombong dan takbur tidak ada pada dirinya
Rakyat hormat bukan takut padanya
Pemimpin yang adil mengutamakan amanah
Wang rakyat dan negara tidak disalah guna
Rasuah dan kemungkaran sangat dijauhinya
Rakyat diseru mentaati Allah
Terdapat pemimpin di dunia kini
Seringkali mencetus huru-hara
Demi melindungi kepentingan dirinya
Rela membiar rakyatnya derita
Pemimpin yang adil mengutamakan rakyatnya
Melepaskan mereka dari sengsara
Akhlak yang mulia pakaian dirinya
Rakyat taat dan sayang padanya
Tuhan, kurniakanlah pemimpin yang sejati
Tuhan, kurniakanlah pemimpin yang begini
“Akhlak yang mulia pakaian dirinya”
Yah num jangankan pakaian akhlak…wong pakaian seari2nya di lepasin tuh di kamar hotel hehehe
By: iman on December 5, 2006
at 8:30 am
klo saya lebih suka nasyidnya shohwatul harokah yang “wakil rakyat ku”
halah ngga jelas
By: acha on December 5, 2006
at 12:06 pm
Beginilah Mbak keadaan pemimpin kita saat ini. Terlalu pandai “mengemas” diri. Pelajaran buat kita untuk lebih hati-hati dalam memilih memimpin. “Ya Rabb, karuniakanlah kepada kami pemimpin yang amanah”
By: Hanum on December 7, 2006
at 2:57 am
Kalau dengan poligami …yang tidak diberitahukan, baru setelah 3 bulan diberitahukan gmn Num ?…
Padahal pernikahan seharusnya diumumkan bukan disembunyikan dulu setelah 3 bulan,saya tidak anti poligami tapi saya belum bisa,belum siap untuk menjalani poligami.
Apa hub-nya dengan tulisan Hanum ya ?…kapan Babaran ?..kasih kabarnya ,Ndut sekarang ?
By: maris on December 7, 2006
at 8:01 am
Makanya jangan di biasakan N.G.I.N.T.I.P !
By: S.E.N.S.O.R ! on December 8, 2006
at 1:48 am
# Maris : Ris…klo poligami mah itu cerita tokoh yang laen…yang insya Allah masih bermoral kok
By: hanum on December 11, 2006
at 3:40 am
Nggak usah jauh-jauh mengomentari orang lain. Emang kita sudah seperti apa. Sudah lebih baik nggak dengan Dia ???
By: Juna_edogawa on February 28, 2007
at 10:21 pm
Makanya jangan asal pilih wakil rakyat.
By: Rais on February 28, 2007
at 10:26 pm
Betul sekali bang Jun, komentarnya tepat sekali…..kita introspeksi diri dulu yaaa, tapi bang jun juga jangan lupa, kebaikan itu harus selalu disebarkan, bukan hanya untuk diri sendiri. Inilah yg sedang kita lakukan. Insya Allah kebaikan itu akan tetap berjalan dengan atau tanpa kita, jadi silahkan memilih.
By: yudra on August 11, 2008
at 1:58 am