Habis baca tulisan mas-didats-yang bentar-lagi-mau-menikah ini, bahwa :
3. Orang-orang bule bukanlah orang yang pantas diagung-agungkan. Kelakuan banyak orang Indonesia yang mengagung-agungkan orang-orang bule SALAH BESAR! Kita sama-sama manusia kok. Cuma beda warna kulit. Walaupun memang, orang-orang kulit putih cukup disegani di belahan dunia lain, bukan berarti kita ikut segan terhadap mereka. Bersikap biasa aja lah.
4. Kuwait adalah contoh yang bagus bagaimana pemerintah mereka memanjakan rakyatnya sendiri. Sehingga, orang Kuwait bisa menjadi RAJA di negaranya sendiri. Bukan malah menjadi tamu atau suruhan pendatang di negara sendiri.
langsung terpikir oleh saya akan NASIB BAIK para ekspatriat di Indonesia. Lebih sempit lagi, para ekspatriat di tempat kerja saya sekarang, sebuah PMA Jepang. Selain dapet gaji bulanan yang nilainya bisa jadi setara dengan gaji 30 orang operator produksi, mereka juga dapet fasilitas tempat tinggal lumayan mewah. Ada yg memilih tinggal di apartemen, ada juga yg minta disewakan rumah di kompleks perumahan, yang sewa per tahunnya hampir lima puluh jeti! Trus Ada mobil plus sopir yang siap mengantar mereka dan keluarganya kemanapun ingin pergi. Trus perabotan rumah lengkap disediakan oleh perusahaan.
Trus…
Trus…
Ahh…klo ngomongin nasib eskpatriat di Indonesia….jd bikin sakit hati!
Salah siapa klo mereka terlalu dinasib-baikkan di sini yang kelihatan terlalu njomplang dengan orang lokal? Kita balikkan saja pertanyaan ini ke pemerintah yg sudah membuat negeri ini jd surga bagi orang2 itu dan neraka bagi warga negaranya sendiri.
.