Posted by: azayaka | December 9, 2004

Syafakillah Ummu……

“Beginilah keadaan saya mbak. Do’akan ya..agar saya kuat”
“Iya..mbak. Insya Allah. Semoga Alah meringankan penyakit mbak..dan segera memberikan kesembuhan. Sabar ya mbak..Insya Allah sakit yang ada akan menggugurkan dosa-dosa kita”.
Sekuat tenaga aku tahan kristal-kristal bening yang mendesak ingin keluar. Aku tidak ingin terlihat menangis di depan Ummu Habibah yang terbaring lemah di depanku.

Kemarin sore, aku menengok Ummu Habibah, istri seniorku dulu pas kuliah yang juga tinggal di Tangerang, tak jauh dari rumahku. Ummu Habibah baru tiga hari ini dibawa pulang ke rumah, setelah selama seminggu menjalani pengobatan alternatif untuk menyembuhkan kanker payudara yang dideritanya. Dua minggu yang lalu suaminya sms, memberitahukan kalo istrinya dirawat di sebuah rumah sakit khusus pnderita kanker di Jakarta. Karenanya Ahad, sepulang dari aksi solidaritas Fallujah di bunderan HI, aku ke sana untuk menjenguk. Sayang, ternyata sehari sebelumnya beliau sudah dibawa keluar suaminya, karena katanya prosedur pemeriksaan di rumah sakit terlalu berbelit-belit, padahal bibit kanker menyebar demikian cepatnya, bahkan dalam hitungan detik !! Masya Allah !!

Ummu Habibah cerita kalo beliau merasakan ada benjolan sekitar setahun yang lalu. Beliau kira itu hanya benjolan biasa, sampai kira-kira tiga bulan kemudian beliau merasakan nyeri. Tapi, kesibukan beliau mengurus Habibah dan tiga orang adiknya yang masih kecil-kecil membuat beliau terlupa sejenak dengan nyeri yang dirasa. Sampai akhirnya ketika beliau periksa ke dokter dan divonis menderita kanker. Kini, benjolan yang dulunya kecil telah membesar dan pecah, membekaskan lubang di payudara kiri beliau.

Ya Robbi, kuatkan lah Ummu Habibah menjalani ujian-Mu. Syafakillah Ummu…….

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al Baqarah : 286)

Rasulullah SAW bersabda, “Ketika seseorang ditimpa penderitaan (sakit), maka Allah mengutus dua malaikat kepadanya. Dia berfirman, ‘Dengarkanlah apa kata hamba-Ku ketika ditengok orang-orang’. Jika ia mengucapkan alhamdulillah, maka Allah berfirman kepada dua malaikat tersebut, ‘Sampaikanlah kepadanya, jika Aku mematikannya karena penyakitnya, maka ia pasti masuk syurga; dan jika Aku sembuhkan, maka pasti daging dan darahnya akan Aku ganti dengan yang lebih baik dari asalnya, serta Aku jadikan penderitaan (penyakitnya) sebagai penebus dosa-dosanya” (HR. Al-Faqih)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: