Posted by: azayaka | June 13, 2005

Qalbun, Ruh, dan Nafs

Saya sering bingung dengan pengertian ketiga kata di atas. Alhamdulillah, pagi ini saya dapatkan sedikit ulasannya di sebuah milis yang saya ikuti. Saya kutipkan di sini.

———————-

Qalbun berasal dari kata qallaba-yuqallibu yg artinya membalik2 an, sehingga dikatakan dlm doa yg ma’tsur : Ya muqallibal qulub tsabbit qalbi ‘ala dinika (wahai yg membolak-balikkan hati tetapkanlah hatiku dlm din-mu), ia jg berarti al-lub (lubuk hati, isi hati, jantung, sumsum/inti dari sesuatu), jk dimasukkan alim lam ta’rif maka isim (kata benda) qalbun tsb menjadi al-qalbu maka maknanya menjadi al-‘aqlu (akal)

Adapun ruh bisa bermakna al-khulashah (intisari), jk dikaitkan dg ayat2 dlm al-Qur’an maka maknanya kadang an-nafsu (jiwa), kadang pula bermakna al-wahyu (wahyu), kadang bermakna al-malak (malaikat), jk dlm bentuk ar-ruhiy atau ar-ruhaniy maka maknanya ghairu madiy (bukan bersifat material)

Nafs bermakna nafisa-nafsan artinya menahan/tdk memberikan, an-nafasu (bernafas). An-nafsu bermakna jiwa/ruh, juga ‘ainun lammah (mata jahat), al-jasad (fisik), asy-syakhsu (diri seseorang), al-himmah wal irodah (semangat, kehendak). Kata an-nafsiyyu bermakna yg berkaitan dg batin, jiwa atau rohani


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: