Posted by: azayaka | November 14, 2006

Ciputa atau Ciputat? :)

Sahabat blogger mungkin sudah pada tau klo bahasa Jepang tidak mengenal konsonan mati, kecuali konsonan ‘n’. Dalam pelafalannya pun, ‘n’ tidak dibaca sebagaimana membaca ‘n’ mati dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Jepang, ‘n’ sering dibaca sebagai ‘ng’ misal : anzen — dibaca : angzen; sumimasen — dibaca : sumimaseng, juga dilafalkan sebagai ‘m’ misal : sanpou — dibaca : sampou, dsb.

Bahasa Jepang hanya mengenal 5 vokal (a, i, u, e, o) serta suku kata (ka, ki, ku, ke, ko, sa, shi, su, se, so…..dsb). Karenanya, bila orang Jepang mengucapkan/menuliskan kata di luar bahasa Jepang yang mengandung konsonan mati, maka yang akan terucap/tertulis pasti berupa suku kata. Misal kata ‘milk’ akan mereka ucapkan/tuliskan menjadi ‘miruku’ (‘l’ selalu akan diucapkan/ditulis sebagai ‘r’). ‘robot’ menjadi ‘robotto’, ‘tiket’ menjadi ‘chiketto’ ‘sri’ menjadi ‘suri’, dsb. Semasa kuliah dulu, saya punya teman orang Jepang asli yang mendapat hidayah hingga mengubah status menjadi seorang muslimah. Di awal-awal keislamannya, saya dan beberapa teman bergantian mengajar privat baca Al Qur’an untuknya. Dan maklum, dikarenakan pelafalan bahasa jepang yang unik tsb, ejaan bacaan Al Qur’an teman saya tersebut terdengar sedikit aneh. Misal saat dia membaca kata ‘ahad’ dalam surah Al-Ikhlas, akan terdengar sebagai ‘ahaddo’. Begitu juga dengan ‘Allahussomad’ akan dibaca sebagai ‘Allahussomaddo’. Tapi alhamdulillah…karena tiap hari dia rajin berlatih membaca..lama kelamaan lidahnya bisa menyesuaikan dengan pelafalan yang benar :) 

Kami – saya dan teman-teman kerja – yang bekerja di PMA Jepang, sering dibuat mengernyitkan dahi, berpikir sejenak maksud kata2 yang diucapkan bos kami yang orang Jepang asli.  Contoh sederhana yang sering dialami office boy di kantor kami saat ada bos atau tamu orang Jepang meminta kopi, karena kopi dilafalkan oleh mereka sebagai ‘koohi’.

Ada juga cerita lucu dari salah seorang sopir kantor kami berkenaan dengan pelafalan orang Jepang ini. Sopir kami itu pernah diminta mengantar seorang bos ke sebuah perusahaan rekanan bernama PT Cipta. Karena si bos kurang bisa berbahasa Indonesia, maka dia hanya bilang ke pak sopir : “Ciputa..Ciputa..”. Mungkin dengan hanya berkata begitu, dia mengira pak sopir sudah paham bahwa dia minta diantar ke PT Cipta di daerah Kelapa Gading sana. Ternyata pak sopir menangkap lain. Dia mengira si bos minta diantar ke Ciputat, ke rumah salah seorang koleganya yang dia memang pernah diminta antar ke sana. Maka, tanpa bertanya-tanya lagi, meluncurkan pak sopir menuju Ciputat🙂 Si bos, yang memang kurang hafal jalan, duduk manis di kursi belakang tanpa protes. Begitu sampai tujuan di Ciputat, barulah si bos kaget😀 Kok tujuannnya lain??

Sahabat blogger mungkin punya cerita lucu juga berkaitan dengan pelafalan bahasa Jepang? 


Responses

  1. duh, bahasa jepang memang memusingkan….
    saya lebih suka bahasa inggris deh….
    secara emang kul disitu, hehe…
    kamu hanum bukan..???
    comment balik yah😀

  2. iya ya, di jpg gak ada Mc Donald, adanya Macu Donarudo, nah lho.
    Maaf lair batin ya,…

  3. Aku dulu punya cerita lucu klo lagi mata kuliah yg satu ini. Ada satu kebiasaan dosen setiap kali mulai pasti menanyakan hari plus tanggal bulan dan tahun (dalam bahasa jepang tentunya). Maksudnya biar mahasiswanya pada cepet apal. jadi kita semua udah nyiapin catetan di kecil, kali aja dapat tugas itu. Kalo pulang lain lagi kebiasaannya. Dia pasti menyuruh kita berhitung (kyk baris berbaris ya..he…he). Nah klo yang ini, kita mesti menyiapkan berbagai angka urutan kita. kali aja beliau menyuruh dari pojok depan kiri, kanan, pojok belakang atau dari arah mana aja yg mereka mau. Nah, kita dah prepare semuanya…tau2 beliau merubah cara…jadi langsung menunjuk suka2 beliau. Nah lho gimana kita ga pada bingunh…lha wong contekannya ga sesuai rencana…kapokkk…besok2nya jadi rajin ngapalin eui..

  4. mba hanum…kangen..apa kabar mba? walah…ga jauh beda jebule seneng wisata kuliner juga:D wahh..smp sekarang aku msh penasaran rujak cingur kyk apa rasanya, mo beli di semarang takut kecewa ama rasanya:(

  5. Wah baru tau nih aku, pengetahuan baru mengenai bahasa asing. asyik dan lucu..

  6. Ehm…..lg mikir, siapa ya nama dosennya??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: